Rekan seperjuangan
= motivator = kompor
Si Kribo punya kawan, Si Kacamata
namanya. Walau keduanya berasal dari generasi yang berbeda, namun aroma
persahabatan keduanya terasa sangat kental, seperti Capuccino Itali. Susah
senang telah banyak menghiasi bingkai prejalanan persahabatan mereka. Lantas,
apa hubungannya? Tenang saja, Kawan.
Si Kacamata yang memang sudah berumur,
meniatkan diri untuk tidak neko-neko mencari gebetan. Kalau bisa cari yang
berkelas sekalian, tapi untuk selamanya. Buat apa gonta-ganti pasangan. Dan
lagi-lagi, saya yang dipilihnya sebagai konsultan jodoh pribadinya.
(Parah...!!!)
Sebenarnya, Si Kacamata juga pernah merasakan
patah hati
dengan Si Hitam Manis yang mungil. Tapi, ia sudah menyadari bahwa
sisa hidup yang ada harus dimanfaatkan dengan sangat baik. Jangan sampai ada
yang tersiakan. Termasuk berlama-lama patah hati terhadap Si Pintar Andromax.
Saya bilang sama Si Kacamata, bahwa
niatannya itu memang benar-benar bagus. Saya juga sempat bilang kepadanya,
sangat menyayangkan kelakuan iseng Si Kribo di atas. Akhirnya, setelah
memantapkan niat, ta’aruf singkat melalui internet, besoknya berazam untuk
janjian di THR Surabaya. Karena saya tidak ikut mengakadkan, maka saya beri Si
Kacamata jurus-jurus menghadapi keluarga Si Do’i. Jangan sampai Si Kacamata
yang polos seperti Spongebobs tertipu lantaran pengalaman yang kurang.
Tak berapa lama saya
berbincang-bincang dengan Si Kacamata, ternyata Si Kribo mendengar apa yang
kami bicarakan. Diam-diam hatinya mulai melirik gebetan yang setipe dengan dua
temannya; Si Ganteng dan Si Kacamata. Entah namanya cinta apa, yang penting Si
Kribo terlihat sangat ingin mengikuti jalan mereka berdua. Gelora ingin segera
mengakhiri masa-masa iseng dan beralih ke hawa yang lebih serius terlihat jelas
melalui guratan wajahnya. Setidaknya itu yang dapat kutangkap.
Bismillah..... dengan sangat gembira mereka
berdua melaju menyusuri hitamnya jalanan Gresik-Surabaya bersama “Si Fita” yang
hitam manis. Mereka berdua menjemput jodoh yang telah digariskan. Takdir Allah,
ketiganya mendapatkan jodoh yang setipe, blasteran Amrik-China. Selamat ya....
semoga diberkahi atas jerih payahnya.... amin.... (Selesai......)
*) Warning!!!
Seluruh tokoh dalam kisah ini adalah nyata, bukan fiktif... hehehe... dan mereka semua masih menghirup napas sampai sekarang... walhamdulillah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar